Raya

Karya . Dikliping tanggal 30 Oktober 2016 dalam kategori Arsip Puisi, Koran Lokal, Pikiran Rakyat
dari semua yang terkubur
di pulau ungu
sekarung tahun
yang lalu
dirinya, pekik yang tak gugur
khitah yang emnjulur
sebagai tersemai
di pintu gerbang
palagan-palagan
dan ketakutan yang pincang
ingar
ada yang terbakar
di ambarawa, medan area
dan lautan api
ia yang tak luntur
di margarana
di antara pasukan
hutan-gunung
sebelum ada
yang terlucut
dari daulat
yang digasak
ia datang
dengan gemuruh
bedil-bedil boncet, tembiang rombeng
malam yang tak gigil
menuju maut
kawula-kawula jangkar
yang dirgahayu
dan yang terputus
berteriak tentang tumpah
bergumam tentang tumbuh
sesuatu yang terkubur
di ba-bi-bu bendera
dan wajah istana

Boy Boang, lahir di Sidikalang, Sumatra Utara 20 Maret  1993. Menyukai Filsafat dan Sastra, bergiat di Komunitas sastra ARETA. 

Rujukan:
[1] Disalin dari karya Boy Boang
[2] Pernah tersiar di surat kabar “Pikiran Rakyat” Minggu 30 Oktober 2016