Di Antara yang Terserak – Aku Membatu

Karya . Dikliping tanggal 12 Februari 2017 dalam kategori Arsip Puisi, Koran Lokal, Pikiran Rakyat

Di Antara yang Terserak

Kutemukan kau di antara yang terserak
di antara rerimbun pohon, wangi melati, dan embun pagi

Kutemukan potongan kenangan
di antara yang terserak
tersembunyi di balik jeruji
di antara teka-teki yang kini menjadi kunci

Haruskah kubuka
semua luka dan tawa di antara yang terserak
menjadi kolase penuh warna?
sedang pagi enggan ‘tuk beranjak
senja menolak ‘tuk berarak
dan malam tak hendak ‘tuk mengelak

Aku Membatu

Kereta yang membawaku
melewati banyak hutan, lembah, gunung, dan bukit
membawaku semakin jauh dari-Mu

Baca juga:  Tamu Menjelang Lebaran

Asing, sunyi, dan sepi
Itulah kini aku tanpa-Mu

Kuhanya mampu tafsirkan
pohon-pohon lebat di antara sekat
malam-malam pekat

Berbiicara mereka padaku
tentang akar yang tak lagi kekar
daun yang tak lagi segar
dan bunga yang tak lagi mekar

Ada yang mencerabut kenangan
dan mimpi-mimpi masa depan
Bisik mereka padaku

Dan aku
hanya membatu


Rahmi Rahmayati, dosen Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Surabaya.
Rujukan:
[1] Disalin dari karya Rahmi Rahmayati
[2] Pernah tersiar di surat kabar “Republika” edisi Minggu 12 Februari 2017