Penambang Asteroid – Kronik Fosil

Karya . Dikliping tanggal 20 Agustus 2017 dalam kategori Arsip Puisi, Koran Tempo

Penambang Asteroid

Berjuta mil dari jantungmu kubertahan agar sampai pada terasmu
dengan peta yang kubawa dari palka, kutabur serbuk kopi di atasnya
agar mata jauh dari padam dan kian awas, dari pangkalan memeras getas.

Di berandamu kusuling logam murni, di opera angkasa kumelayang dan menari 
kupoles gugusan debu dan es yang kusut piatu, mengepul serbuk di sabuk
kubangun gedung pencakar langit dan menggantung di sana
di antara galaksi selangit hingga kosmik yang tercekit

dengan peta yang kubawa dari palka, roket kian melaju, mengisi bensin
dari satelit yang tercipta, muaranya ialah air dan tambang kehidupan.

Baca juga:  Selamat Tinggal - Tukang Kunci - Hidangan - Raminthen

O, Mahatala, adakah terpancang gema papa di dalamnya?
ataukah maujud atom kebahagiaan dari partikel tak bertuan
dari impian orang-orang kening yang tak lekas pudar

O, manusia
pada bebatuan terjal
yang terberai
tertancapnya enigma
dari riwayat panjang
tak henti-henti menujumu.

Kronik Fosil

aku adalah lamunan daun ranggas
dengan terberai langgas
akar tercerabut gegas hilang pegas

kau adalah auman tak berkesudahan
di balik bukit dan bebatuan
hewan di kedalaman

Baca juga:  Kita Meraba Dunia dengan Kata

kepunahan kesekian itu tak menyurutkanmu
dari tidur-tidur di jurang
dari pikuk tanah terpangku
dan aku termangu menatap jeroan itu
yang kalang kabut menatapmu kelu

akankah kuharus jadi rusuk vitruvius
memandang belulangmu berkilau megah
lewat binar sumsum saja

tak bisakahku hanya malih remah roti
kan bertahan dari gempur suhumu
yang kian meninggi tak menentu
lewat biji yang kutanam hingga tumbuh

sementara kita adalah paradoks
terus mempertanyakan artefak diri
dalam daging penuh duri.

Galeh Pramudianto, bekerja sebagai tenaga pendidik dan mengelola media Penakota.id bersama handai tolannya. Naskah teaternya Poligon masuk nominasi Rawayan Awards 2017. Beberapa cerpennya termaktub dalam buku Kelas Melamun (2017). Buku puisinya Skenario Menyusun Antena (IBC, 2015)

Rujukan:
[1] Disalin dari karya Galeh Pramudianto
[2] Pernah tersiar di surat kabar “Koran Tempo” akhir pekan 19-20 Agustus 2017