Aksara Malam – Narasi Malam

Karya . Dikliping tanggal 15 Oktober 2017 dalam kategori Arsip Puisi, Kedaulatan Rakyat, Koran Lokal

Aksara Malam

/1/
Disini,
di pembaringan mimpi
lapak-lapak aksara tertulis
malam sebatas penantian singkat
tergenggam dusta dan dangkalnya nalar
ketika kejujuran tak lagi sempurna
lewat bait-bait sumbang
masih bersemayam dalam hati
Entah, ungkapan itu untuk siapa
tapi dia selalu datang menyapa
pada kesunyian malam
lewat lorong waktu bisu

/2/
Merakit aksara
kala malam meninggalkan senja
tepi jalan merindukan goresan
bersama hembusan angin
Angin itu penuh nalar rindu
tentang ungkapan tinta terbungkam
dalam gumpalan makna
Dan malam terus berlalu
membawa napas pikiran
’tuk mewujudkan naluri aksara

Malang – 2017

Narasi Malam

Malam begitu pendek
engkau tertidur, tak terjaga
napasmu naik-turun menghentak
lamunan seekor musang menyapa bulan

Baca juga:  Tragedi di Bale Sigala-gala - Perang dan Dendam - Sayembara Perang Gandamana

Pada kolam-kolam diam
ikan bertapa menanti kehadiranmu
mungkin pada mimpimu, engkau tebarkan makanan
tetapi semua sirna, wajah kekasihmu menyelinap
membawa sajak cinta penuh aroma mawar
engkau pun terpaku, menatap bisu

Sejauh diriku, kutulis sebuah puisi
tentang narasi malam bersama pikiran diam
menanti saat tiba, membongkar semua isyarat
walau harus dengan menikam langit malam

2017

*)Vito Prasetyo, lahir di Makassar 24 Februari 1964. Antologi puisi, ‘Jejak Kenangan’ (2015), ‘Tinta Langit’ , ‘2 September’ . Sedang mempersiapkan kumpulan puisi ‘Biarkanlah Langit Berbicara’ (2016-2017) , ‘Jejak Kematian’ (2017). -e

Rujukan:
[1] Disalin dari karya Vito Prasetyo
[2]Pernah tersiar di surat kabar “Kedaulatan Rakyat” Minggu 15 Oktober 2017