Menjadi Api

Karya . Dikliping tanggal 6 Agustus 2018 dalam kategori Arsip Puisi, Koran Lokal, Pikiran Rakyat

Menjadi Api

Setelah kau

matikan lampu

kamar ini

jadi seperti lemari. Tubuh kita

tersusun seperti lipatan baju.

Gelap, aku merayap

seperti kecoa.

Seusai perbincangan dikunci

beberapa saat tadi.

Setelah tergelatak

nyaris retak

kita berupaya saling menemukan letak

esok pintu mesti dikemasi

rencana rencana ganjil

dibiarkan pergi

menjadi api yang menjilat jalan setapak.

 

BonekaRidwan Hamayah, puisi-puisinya telah dipublikasikan sejak tahun 2003 di sejumlah media massa dan puluhan buku antologi yang terbit sejak tahun 2006 hingga 2018, yang terbaru buku Puisi untuk Perdamaian Dunia (Pertemuan Penyair Nusantara X 2017 di Banten), dan Pesona Ranah Bundo (Antologi Puisi Wartawan Indonesia 2018),

 

Baca juga:  Setiap Idul Fitri Tiba - Mengenang Masa Kecil Pulang ke Dada Ibu - Mudik ke Dada Ibu - Kesaksian Berbuka Anak Yatim

 

[1] Disalin dari karya Ridwan Hamayah
[2] Pernah tersiar di surat kabar “Pikiran Rakyat” Minggu 5 Agustus 2018