Romansa Fantasi

Karya . Dikliping tanggal 13 Maret 2016 dalam kategori Arsip Puisi, Suara Merdeka

Romansa Fantasi

Gugur daun tiada tara
Hulu ke hilir pasti biasa
Petang ceria berganti lumrah
Buah apa yang tiada masak?
Pelangi senja terlalu merona
Desiran angin pun nyata melodinya
Itu itu itu lalu menaungi khalayak
Karena memang bukan suatu pun tabu
Indah rasanya, kan?
Surat mutlak t’lah tiba di perantauan
Hukum nyata sungguh hampa
Ini bukanlah teh nikmat di ufuk pagi
Inilah romansa fantasi
Manakala senyumku menyendu
Pada diri
Memanglah ironi
Manakala siput mengutuk cangkangnya
Dan tak seharusnya menjadi seharusnya
Dimana makhluk selalu diharap?
Yang mengasihi
Dalam untaian kelapangan jiwa
MakhlukTuhan pun semestinya
Syukuri biji sekeping bahkan
Tiada raksasa tanpa bakal
Cercaan dagu tiada syafaat, ingat
Sebab tata surya tiada tumbukan
Sebab tata laksmana tiada hinaan
Apa adanya terdengar sungguh hebat
Dan biarkan
Biarkan fantasi itu tak jumpa kembali
Rahma Ayuningtyas Fachrunisa Mahasiswa FakultasPsikologi UGM. Ia pernah meraih juara II Lomba Cipta Puisi FLS2N SMA Kabupaten Sukoharjo 2014. Karya-karyanya pernah di beberapa media dan termuat di antologi puisi Kado Cinta UWAIS Publisher 2015. (92)
Rujukan:
[1] Disalin dari karya Rahma Ayuningtyas Fachrunisa
[2] Pernah tersiar di surat kabar “Suara Merdeka” Minggu 13 Maret 2016