Sebelum Fajar Berhenti Berpijar

Karya . Dikliping tanggal 21 Juni 2015 dalam kategori Arsip Puisi, Kliping Sastra

Sebelum Fajar Berhenti Berpijar

Sebelum fajar berhenti berpijar
Dari terkaman makhluk-makhluk lapar
Yang membunuh jati diri menjadi bandar
Hukuman mati tak membuat gentar
Sebelum fajar berhenti berpijar
Dari tikus-tikus kantor berperut melar
Habiskan uang rakyat dalam jumlah besar
Tak merasa bersalah malah berkelakar
Sebelum fajar berhenti berpijar
Dari pemberontak pembuat isu makar
Berlindung diri dibalik para pakar
Seolah-olah gerakannyalah yang paling benar
Sebelum fajar berhenti berpijar
Dari gitar-gitar tanpa senar
Yang menyukai hiburan dari budaya luar
Budaya sendiri dianggap hambar
Sebelum fajar berhenti berpijar
Dari bisa siluman-siluman ular
Meracuni penerus bangsa tanpa ditakar
Banyak pemuda-pemudi yang kini hilang nalar
Masihkah ada jiwa-jiwa yang bersabar
Sudikah bila muka-muka tanpa dosa ditampar
Semoga tak ada lagi insan-insan yang tertular
Hingga nanti fajar berhenti berpijar.
Pulau Weh,12 Juni 2015
Muksal Al Faruq adalah nama pena dari Muksalmina. Tergabung sebagai anggota dalam Forum Lingkar Pena (FLP) kota Sabang.Tinggal di desa Ujong Kareung,kota Sabang,Aceh).
Rujukan:
[1] Disalin dari karya Muksalmina
[2] Dikirim langsung oleh penulis melalui eMail. Salam hormat dan terimakasih kami (klipingsastra) haturkan