Setangkup Ingatan Semalam – Kumbangku

Karya . Dikliping tanggal 28 Agustus 2016 dalam kategori Arsip Puisi, Koran Lokal, Pikiran Rakyat

Setangkup Ingatan Semalam

Semalam, dalam celah halaman kalender yang merah
Telah kutuliskan ratusan tanda teramat dalam
Tentang desis ratusan jam perbincangan pagi dan bantal
Tentang senyum yang runcing di selah pintu hasrat
Tempat kumenguji getaran puisi
Yang mendidih di ruang dadaku
Seumpama sepasang tangan yang bercengkrama
Begitu erat, merekatkan mulut dan mengucapkan
Aku merangkum udara dari aroma parfummu
Yang disurutkan waktu yang bersarang di kulit
Ingatan yang licin

Kumbangku

Kulihat kau hingga pada kembang seberang
Menabur puisi dari putik ke putik
Menumbuhkan wajah-wajah baru dalam kerumunan
Beribu majas
Menangkap bahasamu, membuat aku lupa
Bahwa hari-hari hanyalah penghakiman

Kalau sudah demikian
Musim-musim hanya pergantian waktu
Aroma kegelisahan akan mekar pada ingatan
Maka sungguh kematianku akan
kembali menemu nasibnya





Efen Nurfiana, dilahirkan di Desa Wlahar, Wangon, Jawa Tengah, 14 April 1996. Efen tercatat sebagai mahasiswa di IAIN Purwokerto Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI). Bergiat di Komunitas Pondok Pena Pesantren Mahasiswa (Persma) AN Najah.

Rujukan:
[1] Disalin dari karya Efen Nurfiana

[2] Pernah tersiar di surat kabar “Pikiran Rakyat” edisi Minggu 28 Agustus 2016