Tsu-Na-Mi

Karya . Dikliping tanggal 17 Januari 2016 dalam kategori Arsip Puisi, Kliping Sastra
Sebelas tahun sudah terlewati
Sebuah bencana besar melanda negri
Bencana yang begitu melekat di sanubari
Bencana itu bernama Tsu-Na-Mi
Banyak yang kehilangan sanak famili
Harta yang berlimpah tak ada lagi
Semua musnah bagai ditelan bumi
Akibat Tsu-Na-Mi di minggu pagi
Seluruh dunia ikut menyelami
Mengirimkan bantuan untuk anak negri
Hingga bangunan megah kembali berdiri
Duka anak negri perlahan pulih kembali
Tuhan tak pernah salah dalam mengadili
Tsu-Na-Mi terjadi akibat ulah manusia keji
Tempat maksiat marak disana-sini
Mesjid yang besar tak ada penghuni
Disebelas tahun peringatan Tsu-Na-Mi
Jangan hanya bendera setengah tiang ditancapi
Kita harus banyak memperbaiki diri
Jangan hura-hura di sana-sini.
Sabang,26 Desember 2015
***
Puisi ini saya ciptakan dalam rangka memperingati tsunami yang jatuh setiap tanggal 26 Desember,semoga kita dapat menjadikan pelajaran dari peristiwa dahsyat tersebut.

Muksal al-Faruq adalah nama pena dari Muksalmina.Lahir di Sabang,16 November 1997. Santri di Dayah Ulee Titi,Aceh Besar.Penggiat sastra.Tinggal di jalan Lanud Maimun Saleh,desa Ujong Kareung,kecamatan Sukajaya,kota Sabang,Aceh
Rujukan:
[1] Disalin dari karya Muksalmina Sabang
[2] Apresiasi dan terima kasih kepada penulis yang telah berkenan mengirimkan karyanya