Tuhan Sedang Bapergian 

Karya . Dikliping tanggal 8 Oktober 2018 dalam kategori Arsip Puisi, Koran Tempo

Tuhan Sedang Bapergian

/I/

Tuhan yang mengejutkan

tolong ingatkan ayahku

kalau ia tak sendirian.

Ada hujan kata

-hujan pada bibirku

yang setia berdoa.

Meski ia [hujan kata, bibirku]

tak tahu, doa apa yang sedang

ia panjat pada pohon kehenigan.

/II/

Tuhan yang mengejutkan

tolong ingatkan ayahku

kalau ia tak sendirian.

Hujan kata,

tumbuh jadi bunga doa.

Barangkali, ketika ayah

bosan duduk sendirian di kuburan.

Ia ingin jalan-jalan

-pelan, dan santun

pada taman keabadian.

Di situ, menghampar bunga doa

akan menemani ayah

ketika kau, Tuhan, sedang bapergian.

Cantrik, 2018

Saifa Abidillah, saat ini berproses di Komunitas Kutub Yogyakarta, dan tercatat sebagai mahasiswa tingkat akhir Studi Agama-agama, Fakultas Ushuluddin, UIN Sunan Kalijaga.


[1] Disalin dari karya Saifa Abidillah
[2] Pernah tersiar di surat kabar “Koran Tempo” edisi akhir pekan 6 – 7 Oktober 2018