Yesus Milenial – Desember – Merayakan Natal – Maaf – Mimpi seorang pendeta – Sepotong Doa Desember – Harapan Natal

Karya . Dikliping tanggal 24 Desember 2018 dalam kategori Arsip Puisi, Media Indonesia

Yesus Milenial

Aku ingin beli gadget termutakhir
Aku ingin liburan dahsyat ke ujung bumi
Aku ingin kalahkan dunia
Karena Dia sudah mati bagiku

Desember

Kota-kota bersiap
Menyambut hari lahir sang juruselamat
Pundi-pundi mereka

Merayakan Natal

Desember telah tiba
Keluarkan pohon terang itu dari kardus
Bebaskan dari debu dan cuci baik-baik
Periksa semua hiasan dan lampu kerlap-kerlip
Bayi Yesus, palungan, Maria, Yusuf, para Majus,
bintang dan gembala
Singkirkan yang kusam, beli baru kalau perlu
Beri judul mas kemenyan mur pada kotak-kotak
hadiah
Kue-kue manis dan minuman warna-warni di atas
meja bertaplak
Makanan berlemak daging dan sayur berkuah
Jangan terlewat hari ini tanpa mengenangNya
Apa nanti kata tamu-tamu yang mampir ke rumah
kita?

Baca juga:  Kidung Kudang - Jumpritan - Balon - Enthung Uler Jedung - Kothekan - Kitiran - Gapungan - Jaran Debok - Layangan - Ngasak

Maaf

Maafkan aku, Yesus
Kau harus berkali-kali mati
Supaya aku berkali-kali lahir

Mimpi seorang pendeta

Semalam aku bermimpi
Tuhan bersabda kepadaku
Bangunlah pohon Natal tertinggi di Negeri
Rayakan kelahiran AnakKu di stadiun sepak bola
Jangan lambat-lambat
Beri yang terbaik
Lihat, apa tidak tingkap-tingkap langit terbuka
Mencurahimu berkat

Sepotong Doa Desember

Tuhan,
Kumohon bonus dua setengah kali gaji
Ditransfer awal bulan
Toh kau akan terciprat juga
Persepuluhanku

Harapan Natal

Tolong periksa kalender tahun depan
Adakah Natal terjepit
Biar cepat kita rancang vakansi
Tiket lebih murah
Diskon melimpah
Menurut sabda Tuhan
Hendaklah kamu cerdik seperti ular
Dan tulus seperti merpati

Baca juga:  Angin yang Bergegas - Dingin Talqin Bulan - Tentang Rumah - Pernah Kucatat di Sini - Nostalgia - Moksa - Ilusi - Detak Arloji - Kwatrin 1

Rawasari, Desember 2018

Ita Siregar, novelis, penyuka puisi dan penggiat sastra Kristiani. Dua novelnya yang terbit 2011 adalah Emeritus-Memoar Seorang Pendeta dan novel anak berjudul Satu Hari Penuh Keajaiban. Ia juga menulis buku digital biografi , Semua adalah Karunia-Nya pada 2014. Saat ini ia tinggal di Jakarta.


[1] Disalin dari karya Ita Siregar
[2] Pernah tersiar di surat kabar “Media Indonesia” Minggu 23 Desember 2018