Jawa Pos

  • Dongeng Terakhir untuk Jingga
    by Kliping Sastra on 23 April, 2019 at 1:47 pm

    JINGGA adalah bocah perempuan periang. Dia menghabiskan banyak waktunya di taman. Halaman rumah yang ditumbuhi berbagai tanaman bunga dalam pot, pohon-pohon buah yang rindang, dan permadani hijau rumput yang menutupi permukaan tanahnya. Jingga menamai taman itu surga sebagaimana dongeng yang selalu didengar sebelum tidur dari ayahnya. Pada hari libur atau akhir pekan, di taman itu, […] The post Dongeng Terakhir untuk Jingga appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara. […]

  • Malam-Malam Dazai
    by Kliping Sastra on 9 April, 2019 at 1:08 pm

    DAZAI Kagari menutup daun jendela setelah semua di luar begitu pekat. Saat ini memasuki November. Udara terasa kering dan malam hari sangat dingin. Musim gugur menjelang dan daun-daun mapel berubah warna. Kental dengan merah menyala. Seperti darah. Ya, darah. Hanya lampu di tengah kamarnya yang terus menyorotkan sinar setelah jendela dia tutup. Sudah begitu malam […] The post Malam-Malam Dazai appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara. […]

  • Kuda Bersayap
    by Kliping Sastra on 2 April, 2019 at 4:30 am

    SEBELUM matahari terbit, ketika orang-orang masih mendengkur di dalam tenda, saat daun masih dilumas embun dan jalan masih dirajam senyap, Langkir mengeluarkan kuda putih itu dari kandangnya; berupa sebatang pohon beringin purba, dengan rimbun daun memayungi juntai ratusan akar yang bergelantungan mencium tanah. Dari lubang pengap di pangkal pohon itu—tepatnya di antara apitan belukar akar-akar […] The post Kuda Bersayap appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi […]

  • Saat Orang-Orang Terlelap, Matahari dan Rembulan Bertemu Diam-Diam
    by Kliping Sastra on 25 Maret, 2019 at 2:07 am

    PERAWAN itu bernama Maria. Nama lengkapnya Gamaria atau Kamaria atau lebih fasihnya: Qomaria. Kata itu berasal dari bahasa Arab dan berarti rembulan. Setelah sebuah cerita yang kelak akan mengubah takdirnya, ia mengenal dirinya sebagai Perawan Rembulan. Tapi Maria, ia benar-benar tak mirip rembulan. Tubuhnya begitu kurus, kusam, dan tak bercahaya. Dari kejauhan ia tampak seperti […] The post Saat Orang-Orang Terlelap, Matahari dan Rembulan Bertemu Diam-Diam appeared first on Kliping […]

  • Sabda Tuhan di Kepala Orang Gila
    by Kliping Sastra on 19 Maret, 2019 at 6:02 am

    Aku ingin makan, tetapi tidak punya uang. Jadi, kuminta uang kepada semua orang di pasar. Setiap kutemui punggung seseorang, aku berdoa supaya hati orang itu diketuk sedemikian rupa oleh-Nya sehingga membantuku yang sedang kelaparan. Lalu kutepuk punggung itu dan dengan wajah memelas kukatakan kalimat ini dengan begitu syahdu, “Minta uang dong.” Aku tahu, mungkin jika […] The post Sabda Tuhan di Kepala Orang Gila appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara. […]

Selengkapnya…