Spring Bed Dodi

Karya . Dikliping tanggal 2 Februari 2019 dalam kategori Cerita Anak, Majalah Bobo

Pagi ini Mama marah-marah lagi.

“Aduh, Dodi kok ngompol lagi. Kamu itu sudah besar. Sudah mau kelas tiga SD!” omel Mama.

Dodi yang merasa bersalah, hanya berani berdiri diam di pojok kamar.

“Mama kan sudah pesan. Sebelum tidur kencing dulu. Kalau tengah malam ingin kencing, segera pipis di pispot,” omel Mama lagi sambil mengangkat seprai ranjang Dodi.

Sebenarnya Dodi ingin menjawab, bahwa semalam sebelum tidur ia sudah pipis. Tapi subuh tadi, ia sudah tidak tahan lagi ingin kencing, tapi malas untuk bangun. Jadi ia berpikir, ditahan saja, sebentar lagi juga sudah pagi. Tapi siapa sangka celananya sudah basah.

“Jangan diam di situ saja. Ayo, bantu Mama mengangkat kasurnya!” perintah Mama.

Dodi pun membantu Mama mengangkat kasurnya untuk dijemur. Tapi begitu kasurnya terangkat agak tinggi, Dodi segera melepaskannya kembali.

“Iiih, bau,” kata Dodi sambil menutup hidungnya. Kasurnya juga tampak sudah bulukan karena sering kena air kencing. Dodi jadi jijik. Tapi karena Mama memaksanya, akhirnya Dodi bantu mengangkat juga. Tentu saja dengan memalingkan muka dan menahan napas.

Malamnya Dodi mendengar Mama berbicara pada Papa mengenai kebiasaan Dodi yang masih suka ngompol. Dodi merasa malu. Maka ia pun bersembunyi terus di kamarnya.

Esok siangnya, ketika Papa pulang untuk makan siang, Papa mencari Dodi dan berkata:

“Mama bilang, kasur Dodi sudah bulukan dan perlu diganti. Karena itu Papa akan membelikan sebuah spring bed baru untuk Dodi.”

Spring Bed? Ranjang yang ada per dan bisa mentul-mentul kalau sudah dibuat meloncat? Oh, alangkah senang hati Dodi mendengarnya.

“Tapi dengan satu syarat,” kata Papa lagi. “Dodi sendiri yang harus memilih dan kemudian merawat spring bed itu. Mau?”

“Mau, Pa,” jawab Dodi cepat.

Maka siang itu juga, Papa dan Mama membawa Dodi mencari spring bed ke toko perabot. Di sana terdapat banyak sekali spring bed ukuran anak-anak. Bagus-bagus lagi warnanya. Dodi sampai bingung memilihnya.

Dengan bantuan Mama, akhirnya Dodi memilih sebuah spring bed bermotif Donal Bebek. Sebelum spring bed itu diangkat ke mobil pengantar, Papa berkata kepada penjualnya,

“Pak, tolong jelaskan kepada Dodi bagaimana cara merawat spring bed ini.”

Penjual itu pun berkata kepada Dodi, “Isi bagian dalam spring bed ini adalah per. Jadi Dodi tidak boleh meloncat-loncat di atasnya supaya per-nya tidak patah. Dan spring ini juga tidak boleh kena air. Karena begitu kena air, airnya akan meresap ke dalam dan membuat per di dalamnya berkarat dan kemudian menjadi rusak. Air juga bisa membuat spring bed ini jamuran sehingga tidak sehat bagi pemakainya. Sudah jelas, Nak Dodi?”

“Jelas, Pak,” jawab Dodi.

Sejak itu, Dodi tidak pernah ngompol lagi. Karena sebelum tidur ia selalu pipis dulu. Jika tengah malam ia merasa ingin kencing, ia akan cepat-cepat pipis di pispot. Tahu apa sebabnya? Ya, Dodi takut spring bednya jadi basah dan rusak. ****


[1] Disalin dari karya Joni
[2] Pernah tersiar di “Majalah Bobo” No. 46 Tahun XXVIII 2001

Sila Nilai-Bintang!