Koran Kompas

  • GoKill
    by Kliping Sastra on 12 Juni, 2018 at 1:46 am

    Jika ingin membunuh seseorang, kontaklah GoKill. (iklan di media sosial) TAHUKAH dikau rasanya membunuh seseorang yang sedang makan lalampa pada gigitan pertama, tepat ketika potongan ketan berisi ikan itu melewati tenggorokannya? Aku tahu rasanya, karena akulah yang membunuhnya. Tentu ia sempat mengunyah sebelum menelannya, jadi ia sudah tahu rasa lalampa, gurih dan sedikit pedas. Bagiku […] The post GoKill appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara. […]

  • Kapotjes dan Batu yang Terapung
    by Kliping Sastra on 5 Juni, 2018 at 12:07 am

    Pagi ini, saya tidak perlu menebak siapa lelaki sialan yang bakal membayar karcis untuk tubuh saya. Tidak ada lagi bayonet yang memaksa saya membungkuk ke arah Tokyo. Tangsi-tangsi militer telah kosong dan kami dicampakkan seperti sepah tebu. Kini, di gerbang kompleks pelacuran, langkah saya tidak memiliki tujuan—saya tidak punya apa-apa selain dada penuh luka. Dua […] The post Kapotjes dan Batu yang Terapung appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara. […]

  • Melarung Bapak
    by Kliping Sastra on 30 Mei, 2018 at 5:11 am

    “Kamu harus mendukung pendapatku ketika nanti sampai di rumah. Jangan lupa itu. Suara kakak pertamaku mengisi kepalaku dan bermukim di sana, bahkan ketika aku terlelap di sela-sela penerbangan 16 jam 45 menit dari Praha ke Jakarta. Sia-sia aku menenggak anggur putih dan merah yang kerap kuminta kepada pramugari untuk membuatku terlelap. Karena setiap kali kantuk […] The post Melarung Bapak appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara. […]

  • Selendang Bidadari Turun Mandi
    by Kliping Sastra on 23 Mei, 2018 at 3:16 am

    Gerimis menyerpih dari pelepah kelapa tepi jalan menuju puncak Bukit Bulupitu. Langit barat memancar sinar matahari, mencipta pelangi di langit timur. Melengkung setengah lingkaran. Satu kaki pelangi tepat di puncak bukit. SAYA melewati rel kereta tanpa palang, bertulis di kayu silang: awas kereta, satu sepur. Setengah berlari saya menuju puncak bukit, sebelum matahari turun. Mengintip […] The post Selendang Bidadari Turun Mandi appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi […]

  • Aroma Doa Bilal Jawad
    by Kliping Sastra on 14 Mei, 2018 at 7:15 am

    Apakah doa punya aroma? Setiap kali pertanyaan ini datang menggoda, aku akan teringat seorang tukang doa yang setia di masa kecilku. Entah mengapa, tiap kali mengingatnya, lafaz doa serasa bangkit bersama aroma yang membubung dari hidung ke dalam batin. Adalah Bilal Jawad, lelaki setengah baya yang sudah dianggap sebagai tukang doa keluarga di kampungku lantaran […] The post Aroma Doa Bilal Jawad appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara. […]

Selengkapnya…