Koran Lokal

  • Kematian
    by Kliping Sastra on 13 Mei, 2019 at 3:16 pm

    DIA duduk dalam sebuah musala kecil yang bertiang bambu di atas sebuah bukit yang sunyi. Udara malam menyengat atis, sementara kepalanya tunduk menekur dan mulutnya tak berhenti mengguman istigfar . Memohon ampun pada tuhannya. Allah yang menciptakannya dan bersemayam di atas ëarasy setelah lapis ke tujuh langit yang diciptakan. Hampir selama tiga jam yang dipenuhi […] The post Kematian appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara. […]

  • Ramadhan Malam
    by Kliping Sastra on 12 Mei, 2019 at 7:28 pm

    RAMADHAN MALAM Malam dalam rakaat patah-patah Malam tengah malam huruf yang tertatih lelah Meniti hening Allah Ramadhan 23/1431 MALAM SERIBU BULAN Unggas diam Pohon diam Angin diam Rumah diam Kota diam Istana diam Nafsu diam Diam hurufku Diam ejaku Diam bibirku Hati gemuruh memburu Dingin waktu Ramadhan 24/1431 MENJADI TANAH ”Aku hanya serabut halus dan […] The post Ramadhan Malam appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara. […]

  • Ziarah
    by Kliping Sastra on 6 Mei, 2019 at 4:44 am

    ADA yang berbeda ketika menjelang Ramadan di desa Gesikan, Pendowoharjo. Bagi kampung lain bila menghadapi hari-hari sebelum puasa akan digunakan oleh penduduknya untuk nyadran ke makam. Namun bagi desa Gesikan hal itu tak dilakukan. Menjelang Ramadan, mereka lebih memilih untuk mengunjungi sungai besar bernama: Kali Putih. Penamaan sungai ini berasal dari mitos lokal yang tumbuh […] The post Ziarah appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara. […]

  • Di Beranda, Dingin Jadi Logam
    by Kliping Sastra on 5 Mei, 2019 at 7:11 pm

    DI BERANDA, DINGIN JADI LOGAM dering hujan seperti ujaran kebencian di layar kaca ajaib yang meluapkan derit suara kekisruhan. sementara di beranda dingin jadi logam dalam pelukan petang. di saat angin bagai maling menyelinap dalam kampung-kampung waktu mencuri ternak rasa hangatku. sungguh kesendirian teramat dingin di sini bagai tangan mayat yang gelisah sebelum di potong-potong […] The post Di Beranda, Dingin Jadi Logam appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara. […]

  • Memungut Rintik Hujan
    by Kliping Sastra on 29 April, 2019 at 2:18 pm

    AKU kira, kekacauan memang tak mesti dimulai dari sesuatu yang besar dan mengerikan. Sebab seminggu lalu, seorang laki-laki paruh baya bilang kepada orang-orang bahwa ia bisa memungut rintik hujan. Seperti kena teluh, beberapa orang membenarkan dan ikut mempercayainya. Bahkan beberapa tokoh dan orang-orang penting pun ikut membenarkan. Meski beberapa tidak, tapi tetap saja, hujan yang […] The post Memungut Rintik Hujan appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara. […]

Selengkapnya…