Koran Lokal

  • Teriakan Aluna
    by Kliping Sastra on 15 Januari, 2019 at 10:33 am

    TERINGAT di suatu subuh yang kelabu di hari Selasa. Saat itu hujan gerimis menemani setiap detik para calon penumpang bus di sebuah halte kecil. Untuk melindungi dari hujan gerimis subuh itu, orang-orang membuka payung yang dibawanya, atau hanya mengandalkan mantel yang dipakainya, ada pula yang ikut merapat bersama para calon penumpang bus di bawah naungan […] The post Teriakan Aluna appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara. […]

  • Solituda
    by Kliping Sastra on 14 Januari, 2019 at 7:56 am

    GERBONG nomor 3, dari rangkaian kereta eksekutif, yang berangkat 20.33 dari M — di 4 jam sebelumnya, dari S–: tidak pernah sampai ke B. Memang kereta itu terlambat, dari seharusnya 05.49 jadi 10.11, dikarenakan anjlok di K. Aku tak ingat detilnya: Begitu naik aku mengobrol, dengan yang terlebih dulu duduk. Permisi, karena akan memakai ja-tahku, […] The post Solituda appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara. […]

  • Doa Dalam Tubuh Ibu – Doa Ibu 
    by Kliping Sastra on 13 Januari, 2019 at 6:57 pm

    Doa Dalam Tubuh Ibu Doa menjadi perihal yang sangat sakral Sebagai penutup dari segala dosanya Untuk menjadi orang yang paling mulia di hadapan Nya Baginya doa adalah segalanya Sebagai penyelamat untuk anak dan cucunya Doa telah menjadi darah dalam tubuh ibu Dan seorang ibu adalah manusia pertama Yang diharapkan menjadi perantara keselamatan kehidupan seseorang Sebab […] The post Doa Dalam Tubuh Ibu – Doa Ibu  appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara. […]

  • Seribu Cahaya di Langit Muram
    by Kliping Sastra on 8 Januari, 2019 at 3:00 pm

    SETELAH memastikan teman-teman satu kamarnya tidur, Zain dan Buyung membuka lemari pakaian. Dua bocah sebelas tahun itu memasukkan pakaian ke dalam ransel. Zain, anak yang berwajah oriental diam sejenak, kemudian menatap Buyung. “YUNG, sebaiknya kita tidak membawa apa pun selain lampu ini.” Zain mengacungkan untaian lampu hias. “Memangnya kenapa?” Buyung menghentikan gerak tangannya yang tengah […] The post Seribu Cahaya di Langit Muram appeared first on Kliping […]

  • Kalender Terakhir
    by Kliping Sastra on 7 Januari, 2019 at 12:32 pm

    KURANG lebih ada dua puluh tiga angka yang merah di kalender tahun ini. Kita bisa merencanakan banyak hal,” sindir Ilil dihadapan suaminya yang sedari tadi hanya diam. Ilil sengaja tidak menghitung libur cuti bersama dan hari minggu dalam kalender yang dipegangnya. “Rumah ini seperti kuburan jika sendirian,” rutuknya kemudian. “Kalau aku tidak ambil lembur, percuma […] The post Kalender Terakhir appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara. […]

Selengkapnya…