Koran Tempo

  • Los Muertos
    by Kliping Sastra on 24 September, 2018 at 1:00 am

    DI BAWAH langit Meksiko mereka telah menyambutku. Bergelas-gelas tequilla dituangkan merata. Di sudut dekat sebuah meja kayu yang telah dipernis, tergantung sebuah lukisan mendiang penyair ternama yang kukagumi, Renato Leduc. Setahun sekali ia pulang dan kami bertemu di tempat kesukaannya ini. Pada mulanya hanya Renato sebelum kemudian ia mengisahkan tentang kawan-kawan barunya yang telantar dalam […] The post Los Muertos appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara. […]

  • Laudes
    by Kliping Sastra on 23 September, 2018 at 7:58 pm

    Laudes Pagi belum sepenuhnya diturunkan dari langit, ketika Hamba-Hamba Kristus yang kesepian menerjemahkan mazmur-mazmur Daud ke dalam isyarat hujan yang deras. Cinta sungguh belum digenapkan di atas altar perjamuan. Kudapati diriku terjebak di ruang rindu dengan cinta yang merah marah. Ingin kuimankan bahwa pemuisi yang mematangkan dirinya dengan kata-kata dan kesepian yang purba jauh lebih […] The post Laudes appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara. […]

  • 4’33″
    by Kliping Sastra on 23 September, 2018 at 6:20 pm

    4’33″ – John Cage Malam dan aku masih berbicara perihal siapa yang akan menjagamu siapa yang bermain bersama anak-anak sunyi Siapa yang mengasihi dalam daging puisi dalam belulang opera orkestra sepi mewangi dalam reguk kosong komposisi Setenang zen aku mengirimimu setangkup denyut menjalar lewat pembuluh darahmu yang khusyuk di antara betot dan gaung suara aku […] The post 4’33″ appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara. […]

  • September ‘99
    by Kliping Sastra on 16 September, 2018 at 12:46 am

    KALAU saja pada bulan September 1999 itu pertumpahan darah tidak terjadi di Timor, tentulah kisah kematian Maria bersama dua anaknya akan menjadi sesuatu yang menghebohkan. Kisah itu akan menjadi bahan gunjingan selama berhari-hari, terutama di K, kota yang ditakdirkan menerima ribuan pengungsi pasca-jajak pendapat Timor Timur. Namun, kisah kematian Maria hampir tidak diingat orang. Dari berbagai […] The post September ‘99 appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi […]

  • Variola
    by Kliping Sastra on 1 September, 2018 at 10:06 pm

    Mengapa Tuhan menciptakan wabah penyakit? Apakah Ia jemu melihat kedamaian dan ketenteraman umat-Nya? Mengapa Tuhan gemar membuat ironi? Lihatlah Hindia Timur, untaian zamrud molek ini. Kepulauan luas dengan siraman matahari sepanjang tahun, hasil bumi melimpah, serta penduduk yang rajin melempar senyum. Bandingkan dengan Eropa: dingin, miskin, tak bermoral. Tidak seharusnya Tuhan menurunkan kutukan atau wabah […] The post Variola appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi […]

Selengkapnya…