Republika

  • Lelaki Pengurus Orang Mati
    by Kliping Sastra on 18 September, 2018 at 5:14 am

    TIDAK bisa dibohongi, sesungguhnya Kris tidak rela bila cintanya harus pupus. Tadi pagi Fatimah menemuinya dengan wajah sedih, menyampaikan perihal sebab ia bersedih. Sama seperti Kris, Fatimah juga tak rela. Ia begitu mencintai Kris. Orang tua Fatimah tak menyetujui bila hubungan itu harus berlanjut ke jenjang pernikahan, dengan alasan hanya gara-gara Kris yang bekerja sebagai […] The post Lelaki Pengurus Orang Mati appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara. […]

  • Sarung untuk Bapak
    by Kliping Sastra on 11 September, 2018 at 10:12 am

    Pesawat yang Rusli tumpangi mengudara, melesat dengan kecepatan yang sama seperti degup jantungnya. Ini adalah kepulangan pertama Rusli setelah dua Lebaran berturut-turut dilewatinya di negeri orang. Bukan Rusli tidak rindu akan kampung halaman, hanya kewajibannya sebagai buruh pabrik di Korea tidak bisa ditinggalkan begitu saja karena satu-dua alasan yang sukar ia jelaskan. Maka, kepulangan ini […] The post Sarung untuk Bapak appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi […]

  • Obituarium Origami
    by Kliping Sastra on 5 September, 2018 at 10:39 am

    “Tuhan selalu bersama orang-orang yang sedih dan kesepian,” kata Ayah dahulu kepadaku. “Maka ketika kau bersedih, berdoalah dan berharap. Tuhan selalu mendengarkan doa mereka.” Aku mengingat betul kalimat Ayah itu. Setiap malam ketika orang-orang terlelap dalam mimpi manisnya di kamp pengungsian, aku acap melabuhkan sebuah lipatan origami berisi harapan dan doa. Aku melarutkannya di parit-parit […] The post Obituarium Origami appeared first on Kliping Sastra […]

  • Angku Zainal
    by Kliping Sastra on 27 Agustus, 2018 at 4:15 pm

    Orang-orang kampung Lubuk Kisam menganggap kematian Angku Zainal adalah kematian yang mulia, layaknya kematian seorang syuhada. Bagaimana tidak, lelaki tua itu meninggal saat hendak menyelamatkan kitab suci di masjid yang sedang ganas dilalap api. Orang-orang tak akan bisa melupakan peristiwa menggetarkan malam itu, ketika Angku Zainal melompat ke dalam api raksasa yang berkobar dan kembali […] The post Angku Zainal appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara. […]

  • Bulan Memancar
    by Kliping Sastra on 20 Agustus, 2018 at 2:34 am

    Di luar, bulan memancar. Namun di sudut beranda, remang saja. Jame dan Latifa selalu mematikan lampu ketika mereka duduk-duduk di sana. Kalau saja daun-daun pohon tanjung di sisi pagar halaman itu tidak terlalu lebat, mungkin cahaya bulan akan lebih mudah menggambarkan wajah mereka. “Mungkin kita memang harus memelihara kucing,” ujar Jame. “Mengapa tidak dari dulu, […] The post Bulan Memancar appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara. […]

Selengkapnya…