Suara Merdeka

  • Sayup Tifa Mengepung Humia
    by Kliping Sastra on 29 September, 2019 at 8:51 pm

    Kelak setelah dimiliki Bone, Waita akan menempati humia baru. Tidak lagi bersama Mama Aname. Waita akan menjadi mama baru di humia barunya, seperti seekor cenderawasih membuat sarang baru di dahan laingliu. Bone menegakkan humia dengan tiang utama dari batang pohon soang yang berbulan-bulan direndam dalam aliran Sungai Warsor. Deras Sungai Warsor akan menguatkan batang soang. […] The post Sayup Tifa Mengepung Humia appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara.

  • Mayat Gugat
    by Kliping Sastra on 23 September, 2019 at 8:34 pm

    Pagi masih meringkuk ketika ribuan mayat bangkit dari dalam kubur. Mayat-mayat itu melangkah gontai menyisiri sela dan tikung jalan. Anjing-anjing tak henti menggonggong saat memergoki mayat-mayat dengan tubuh suram mengeluyur di setiap simpang dan gorong-gorong kota. Air muka sosok-sosok ganjil itu pun tampak bengis. Mereka seperti sengaja bangkit mencari suatu pelampiasan akan dendam masa lalu […] The post Mayat Gugat appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara.

  • Dongkrek
    by Kliping Sastra on 16 September, 2019 at 8:21 pm

    Empat buta mengepung Mejayan. Menyemai pagebluk mengerikan. Satu hari, satu nyawa melayang. Sore lara, petang hari mati. Petang lara, esok mati. Begitu seterusnya. Dan, gadis-gadis kembang melati pun hilang perawan. Sebelum dibunuh, mereka ditiduri. Dipetik mahkota mereka. Dirusak semerbak mereka. Hingga, tiada yang mampu usir angkara. Sampai suatu hari, Prawirodipuro turun tangan. Demang Mejayan itu […] The post Dongkrek appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara.

  • Teo Berubah Jadi Bebek
    by Kliping Sastra on 9 September, 2019 at 10:10 am

    Teo berubah jadi bebek. Suatu malam, listrik padam dan angin bertiup kencang. Jendela serta pintu yang ditutup rapat berderak-derak. Di ruangan cuma ada aku dan Teo. Kami menyalakan lilin. Beberapa kali api dari korek kayu tak bisa menyala lama. Desakan angin terlampau kuat hingga menembus celah-celah jendela. Hanya setelah kulindungi dengan kelima jari, api bisa […] The post Teo Berubah Jadi Bebek appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara.

  • Sendainya Aku Tak Membunuhmu pada Malam Jahanam Itu
    by Kliping Sastra on 26 Agustus, 2019 at 10:15 am

    Aku duduk di tempat tidur, beralas kasur tipis berbau kapur barus. Sepertinya benda putih bulat dan kecil-kecil itu sengaja disebar Bu Kepala untuk menghalau bau apak. Dia perempuan bertubuh gemuk dengan gumpalan lemak di perut dan pantat. Kemarin, ia menerima amplop cokelat dari Mas Gunung, berisi beberapa puluh lembar uang bergambar mantan presiden dan wakil […] The post Sendainya Aku Tak Membunuhmu pada Malam Jahanam Itu appeared first on Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara.

Selengkapnya…